Sabtu, 01 Juni 2013

The Story About Love

Aku mencintaimu tanpa jeda di setiap hela nafasku.
Aku mencintaimu, hingga aku tak dapat lagi menghentikannya. Meski aku tahu, bahwa engkau hanyanya bayangan tak nyata dalam kehidupanku. Engkau laksana embun penyejuk yang menyejukkan hatiku, tetapi engkau juga laksana pisau bila dimana aku mengingatmu rasa sakit yang teramat dalam akan hadir. Engkau layaknya mutiara di dalam kotak kaca, yang hanya dapat aku pandangi keindahannya tetapi tak dapat ku miliki. Cintamu membawa aku pergi jauh entah kemana sehingga aku tak dapat pulang, cintamu menyesatkan namun indah rasanya tetapi berdampingan dengan kepedihan. Aku ingin kembali seperti dulu. Saat aku tidak memiliki rasa denganmu, tapi aku bisa apa? Aku tak bisa pulang karena aku telah tersesat, jauh dan sangat jauh. Mencintaimu mengajarkan aku tentang persepsi bahwa cinta tak harus memiliki. Sebenarnya aku tak ingin, tetapi aku telah terlanjur menyayangimu. Dulu, aku pikir cinta itu hanya kata kata indah yang di tulis oleh para penulis agar karyanya diminati banyak orang. Tetapi aku salah, ternyata cinta itu benar benar ada! Tetapi cinta yang aku rasakan bukan hanya tentang kebahagiaan tetapi juga tentang bagaimana menahan dan mengubur dalam dalam rasa itu sendiri. Dalam hati kecilku, aku tidak setuju tentang persepsi bahwa cinta tak harus memiliki. Dimana mana seseorang ingin orang yang di cintainya itu mencintainya kembali. Dan aku pun seperti itu. Aku ingin dia mencintaiku layaknya aku mencintainya. Namun ini kenyataan bukanlah cerita yang dapat aku buat sendiri alurnya. Entah sampai kapan cinta yang tak pernah terbalaskan ini akan tetap bersamaku. Aku berharap rasa ini akan hilang dengan segeranya karna aku telah terjebak didalamnya selama 1 tahun. Dan aku rasa itu bukan waktu yang singkat untuk menjalani hidup yang penuh dengan tanda tanya dan tak tentu arah. Penuh kebimbangan dan tidak kepastian~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar